APK MADRASAH UNTUK JAWA BARAT

Sabtu, 19 Januari 2019 19:51 WIB

Angka Partisipasi Kasar adalah salah satu penentu angka IPM. Madrasah tentu memberikan sumbangan bagi IPM Jawa Barat. Tapi kenapa madrasah dibaikan?

APK MADRASAH UNTUK JAWA BARAT

Keberhasilan pembangunan suatu wilayah ditentukan oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan merupakan salah satu cara meningkatkan kualitas SDM tersebut. Oleh karena itu peningkatan mutu pendidikan harus terus diupayakan, dimulai dengan membuka kesempatan seluas-luasnya kepada penduduk untuk mengenyam pendidikan, hingga pada peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pendidikan. Untuk mengetahui seberapa banyak penduduk yang memanfaatkan fasilitas pendidikan dapat dilihat dari persentase penduduk menurut partisipasi sekolah.

Untuk melihat partisipasi sekolah dalam suatu wilayah biasa dikenal beberapa indikator untuk mengetahuinya, antara lain: Angka Partisipasi Sekolah (APS), Angka Partisipasi Kasar (APK), serta Angka Partisipasi Murni (APM).

Angka Partisipasi Kasar  (APK) adalah perbandingan antara siswa pada jenjang pendidikan tertentu dengan penduduk usia sekolah dan dinyatakan dalam persentase. Rumus nya banyaknya siswa pada jenjang pendidikan tertentu (misalnya usia SD) dibagi jumlah penduduk usia jenjang, dibagi 100. Makin tinggi APK berarti makin banyak anak usia sekolah yg bersekolah di jenjang pendidikan tertentu atau banyak anak di luar usia sekolah. Melalui APK ini dapat diketahui banyaknya siswa yang bersekolah pada jenjang pendidikan tertentu.

Sekarang kita lihat berapa APK Jawa Barat?

Menurut data resmi kemendikbud: APK Usia SD/MI mencapai 91,76 %, APK usia SMP?MTs 75,52 %, sedang APK Usia SMA/MA  73,52 %.  Ini data per tahun 2018.

(lihat http://apkapm.data.kemdikbud.go.id]

Sekarang kita lihat APM Jawa Barat 2018: APM usia SD/MI :83,88, APM usia SMP/MTs: 56,46, dan APM usia SMA/MA: 56,46

Data-data ini dihimpun dari siswa yang masuk Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah. Jadi, kalau data siswa yang masuk madrasah tidak dihitung (karena tidak dibiayai oleh propinsi) kira-kira berapa ya APK Jawa Barat. Kita lihat hasil perhitungan berikut

Inilah APK MI di Jawa Barat. Jadi pada tahun 2018 Madrasah Ibtidaiyah menyumbang APK Jawa Barat sebesar 26, 30 %.  Jika tidak ada madrasah, APK tingkat SD Jawa Barat hanya 65,46 %. APM Jawa Barat pun, jika tanpa kesertaan Madrasah Ibtidaiyah hanya 63, 15 %.

            Anehnya, propinsi tidak bisa memberikan dananya untuk siswa, guru, dan lembaga madrasah. Bahkan dalam pemmbentukan Dewan Pendidikan Propinsi Jawa Barat, jangan-jangan tidak melibatkan pihak madrasah.

Sampai kapankah?

KATA KUNCI
BAGIKAN
BERI KOMENTAR


Madrasah Hebat LAINNYA